Inti pembahasan kali ini adalah mengeksplorasikembali secara menyeluruh ke inti. Ini bukan hanya ajaran dalam Kitab Tao Te Ching, tetapi juga sebuah pengalaman nyata tentang kehidupan yang melampaui budaya. Dari Injil Thomas yang ditemukan di Mesir pada tahun 1945 hingga Bhagavad Gita dalam epik India Mahabharata,Injil Thomashingga Bhagavad Gita dalam epik Mahabharata India,Bhagavad Gitapara bijak manusia telah menunjuk ke satu tujuan bersama: bagaimana mengumpulkan kekuatan hidup yang terpecah menjadi satu sumber asli 'Satu'.
Bukti Trans-budaya tentang 'Kembali ke Asal'
Para bijakKrishna (Shri Krishna) dalam Bhagavad Gita memimpin para praktisi menuju 'Brahman', hal ini sejalan dengan ungkapan Laozi 'Kembali ke akar disebut tenang'. Yesus dalam Injil Thomas menyebutkan hubungan antara 'cahaya, gerakan, dan ketenangan', yang mengungkapkan bahwa memahami 'Dร o Ji' (Prinsip Abadi) adalah satu-satunya jalan untuk mengendalikan berbagai kompleksitas saat ini. Pemahaman ini (Budh) bukanlah untuk mencari kekuatan super, tetapi untukโDร o Jiโ, merupakan satu-satunya jalan untuk mengendalikan berbagai kompleksitas saat ini. Pemahaman ini (Budh) bukan demi mencari kekuatan luar biasa, tetapi demiโBao Yiโmerangkul satu, menyatukan diri yang kacau (Ego) dengan Dao yang abadi.
Logika Hukum Mengikuti Prinsip Lama untuk Menghadapi Dunia Modern
Dalam istilahโZhรญ Gว Zhฤซ Dร o, Yรน Jฤซn Zhฤซ Yวuโ๏ผ้่ฃ็ใๅคใ้ๆๆ้๏ผ่ๆฏ้่ผฏไธ็ใ็ฌฌไธๅ็ใใ่ไบบไนๆไปฅ่ฝ็บใๅคฉไธๅผใ๏ผๆณๅ/ๆจกๅผ๏ผ๏ผๆฏๅ ็บไปๅๅฎไฝไบ้ฃๅไธ่ฎ็ใไธใ๏ผ้ฒ่่ฝไปฅๆ็ฐก็ด็ๅๅ่็ๆ่ค้็็พไธ็ด็ญใโYang mampu memahami asal-usul kuno, itulah yang disebut Dร o Ji.โ